Aku yakin bahwa sedekah itu mampu mempercepat doa yang kita panjatkan. Setiap rabu pagi habis sholat shubuh jam 5.oo WITA, aku dan istriku melihat tayangan ceramah di TPI oleh ustad Yusuf Mansur tentang keajaiban sedekah. Walaupun belum sepenuhnya aku melaksanakan nasehat ustad yusuf mansur, tapi aku sudah sering merasakan manfaat dari sedekah. Dan sekarang aku semakin yakin bahwa sedekah akan membuat doa kita cepat terkabul. Bila anda sedang menghadapi masalah apapun….cobalah untuk menyelesaikannya dengan sedekah…insya Allah pasti cepat tercapai segala keinginan anda.
Cerita berikut aku ambil dari sebuah blog. Mungkin akan menambah wawasan kita tentang manfaat sedekah
Menyembuhkan Leukemia Melalui Terapi Sedekah
Oleh : Rahmi
Ketika putranya divonis leukemia oleh dokter, rasa tak percaya dan berjuta perasaan lainnya bercampur aduk dalam diri Diana Ekarini (36). Bagaimana tidak, buah hatinya Abiyyu Nurhakim Jusafardila masih berusia 9 tahun!
Kini selain melakukan kemoterapi, Diana pun ikut melakukan terapi sedekah, di mana ia menyedekahkan hartanya demi kesembuhan sang putra. Kisah Diana berjuang melawan leukemia yang diderita Abi, telah tertuang dalam sebuah buku. Ditemui halohalo.co.id, Diana membeberkan kisahnya:
Diagnosis Awal Radang Selaput Sendi
"Awalnya Abi anak yang sehat. Baru di tahun 2005, kakinya pernah bengkak-bengkak karena keseleo. Saat saya bawa ke dokter, katanya Abi kena Arthritis (radang selaput sendi)," tukas wanita asal Bandung ini. Sejak itulah, Abi diterapi dengan obat-obatan radang selaput sendi.
Meski tak pernah putus mengkonsumsi obat, namun pada November 2006 - tepatnya ketika mereka sekeluarga tengah berlebaran di kampung halaman suaminya di Jambi, sakit Abi kembali kambuh.
"Di Jambi, Abi akut lagi. Meski saya membawa obat-obatan dari Bandung, tapi kondisinya tetap saja turun," kenang Diana yang beserta keluarganya berdomisili di Bandung. "Pas malam takbiran Abi bisa jalan, tapi wajahnya masih pucat," tambahnya.
Khawatir dengan kondisi buah hatinya, mantan pramugari yang saat ini mengelola sebuah salon di Bandung ini pun memutuskan kembali ke Bandung. Mereka pun langsung berkonsultasi dengan dokter yang selama ini menangani penyakit Arthritis Abi.
Ketika diperiksa, ternyata lekosit (sel darah putih) Abi turun. Dokter juga menemukan adanya blast (sel darah putih jahat) dalam darah putih Abi. Saat itulah baru diketahui, bahwa putra semata wayangnya menderita leukemia.
"Anehnya, saya masih bisa berdiri tegar saat dokter mengatakannya. Padahal sebelum saya, ada ibu-ibu yang guling-guling karena shock dengan vonis penyakit anaknya. Saya hanya bertanya, 'tapi ada obatnya kan Dok?'," kata kelahiran 2 Januri 1972 ini.
Tapi ketika mendengar Abi harus melakukan kemoterapi, ketegaran Diana pun langsung lenyap. Di benaknya, kemoterapi pasti akan membuat buah hatinya menjadi botak dan kulitnya gosong.
"Ternyata rambut botak dan kulit gosong cuma efek paling ringannya kemo," katanya pahit, walhasil Diana pun menolak buah hatinya menjalani kemo. Saat itu ia berpikir untuk menggunakan pengobatan alternatif.
"Tapi yang tidak bertentangan dengan agama, saya maunya yang menggunakan logika saja," tambahnya lagi. Misalnya, bila kaki Abi bengkak-bengkak ya dipijat. "Atau alternatif lainnya, seperti terapi mengalirkan energi," tukasnya.
Berburu Pengobatan Alternatif
Sebelumnya, Diana sempat menggunakan pengobatan alternatif yang mengandalkan obat-obatan suplemen di Sukabumi. Karena merasa cocok, maka ia sekeluarga pun memutuskan untuk serius mengobati buah hatinya di daerah itu.
"Awalnya cocok, tapi selang beberapa bulan, kondisi Abi kembali drop," katanya. Sayangnya, ternyata sang terapisnya pun mengaku sudah memberikan suplemen yang terbaik untuk Abi.
"Ia bilang, mungkin jalan satu-satunya Abi harus di kemo," kata Diana, kesal. Meski begitu, ia tetap kukuh menolak anaknya melakukan kemoterapi.
"Saya bilang waktu itu, 'daripada kemo, mendingan uangnya buat sedekah'" tukasnya. Tak dinyana, perkataan Diana itu membuat sang terapis terkejut. Ia lalu menganjurkannya mendatangi Ustad Yusuf Mansyur, untuk melakukan terapi sedekah.
Ternyata untuk bertemu Ustad Yusuf tidak mudah, apalagi saat itu beliau sedang naik daun dengan Wisata Hati-nya. Tapi Diana pun tak kenal menyerah, akhirnya, ia pun dapat bertemu dengan ustad muda tersebut di salah satu acaranya.
Di saat itulah, ia ceritakan masalahnya dan membuat daftar semua dosa-dosa yang pernah dibuatnya. "Berat juga sebetulnya mengingat itu semua, tapi itulah yang menjadi syarat saya dapat melakukan terapi di Wisata Hati," ujarnya, mengenang.
Bersedekah Sambil Kemoterapi
Melalui Wisata Hati yang dilakukannya, Diana banyak mempelajari berbagai ketentuan dalam bersedekah, salah satunya dengan melakukan ijab kabul. Bahkan saat itu juga, semua uang yang ia punya disedekahkan. "Hanya disisakan untuk bayar tol pulang saja," akunya.
Ketika itu, uang satu juta rupiah yang ia miliki telah diikhlaskan untuk disedekahkan. Tapi selang tiga hari kemudian, ternyata Diana malah mendapatkan rejeki dari temannya yang tinggal di luar negeri.
"Jumlahnya cukup besar, kalau dirupiahkan bisa mendapat 10 juta-an," tukasnya. Sejak itulah, tekad Diana untuk melakukan terapi sedekah semakin kuat. Sayangnya, ternyata kondisi Abi malah semakin memburuk. Sehingga Diana pun kembali ke dokter yang sama sebelumnya.
"Saat itu dokter sempat menyalahkan saya karena tidak mau menjalani kemoterapi," jelasnya. "Dokter mengatakan, kalau saja sebulan yang lalu Abi melakukan kemoterapi pasti sekarang ia sudah bisa lari-larian."
Tapi Diana tak berkecil hati, ia yakin mungkin inilah jalan yang harus ditempuh Abi. Meski buah hatinya tetap harus di kemo, namun ia puas telah berusaha semaksimal mungkin. Selain kemo, Diana tetap melanjutkan terapi sedekahnya.
"Saya dengan lapang hati mulai sering sedekah dan menambah keyakinan, sampai benar-benar meyakini bahwa kekuatan sedekah itu luar biasa," paparnya lagi. Ketika kondisi Abi mulai membaik, ia melihat bahwa inilah keajaiban yang diberikan padanya.
Bahkan setelah Diana mengikhlaskan communicator-nya untuk disedekahkan, dokter mengatakan kalau dalam tubuh Abi sudah tidak ada blast sama sekali. Pengalaman Diana ini menarik Penerbit Mizan yang memintanya untuk menuliskan kisahnya dalam sebuah buku.
"Awalnya saya sempat menolak, karena Abi masih dalam proses penyembuhan. Tapi setelah saya berkonsultasi pada Ustad Yusuf Mansur, beliau bilang sebaiknya saya tulis dan diniatkan untuk ibadah."
Ia berharap kisahnya menggunakan terapi sedekah dan cinta ini, dapat menginspirasi banyak orang. Terutama mengenai pengalamannya dalam mengobati Abi, melalui sedekah. Sehingga orang lain pun ikut merasakan keajaiban bersedekah.
Rabu, 06 Mei 2009
Langganan:
Poskan Komentar (Atom)
Arsip Blog
-
►
2012
(35)
-
►
Mei
(11)
- Berita Tentang Kebangkitan Islam di dunia Barat
- Inilah Bukti Bahwa Lady Gaga Pemuja Syetan...
- Template Bagus Untuk Wordpress
- Gebrakan Joko Wi : Joko Wi Pertanyakan Anggaran 14...
- Template Blogger Gratis Bagus
- Video Ceramah Joko Wi di UI...Bagus Banget
- Hasil Liga Inggris : Mancester City Menang Secara ...
- Pengalaman Mengendarai Suzuki Ertiga
- Petugas SAR temukan Jenazah di dekat reruntuhan Su...
- Menimbang Cagub DKI mana ya...yang kira-kira akan ...
- Template Premium Buatan Anak Negeri...Top Abiis
-
►
April
(7)
- Alhamdulillah..akhirnya target 10 Dollar per hari ...
- Kisah Wafatnya Rosululloh SAW versi Indonesia....B...
- Kisah Detik-detik Wafatnya Nabi Muhammad SAW
- Inilah Pesan Terakhir Nabi Muhammad SAW kepada Uma...
- Lirik Lagu Ngamen Neng Prapatan & Video youtube
- Video Imam Masjid Masjidil Haram Menangis Ketika S...
- Ceramah Zainuddin MZ Tentang Taubat
-
►
Januari
(7)
- Haah...Facebook, Netflix dan Nokia Masuk Daftar 10...
- Kisah Tentang Presiden Harvard University
- Inilah 10 Kata-kata Mutiara Motivasi Hidup
- Inilah Rekomendasi Bisnis Online Tahun 2012 yang P...
- Inilah 50 Fakta Ambruknya Ekonomi Amerika Serikat
- Video wawancara dengan walikota Solo Joko Widodo
- lnilah Mobil Dinas Walikota Solo Joko Widodo yang ...
-
►
Mei
(11)
-
▼
2009
(591)
-
▼
Mei
(38)
- Template blogger Favorit
- Inilah Berbagai hal tentang keajaiban sedekah ( s...
- download Mp3 : Cari Jodoh oleh Wali
- Download Mp3 : Hampa oleh Ungu
- Bagaimana cara Bersedekah dengan ikhlash
- Belajar Kepemimpinan Dari Mahatma Gandhi
- Setan Kerasukan Manusia
- Toilet Unik di India
- Download Mp3 lagu Vina Panduwinata - September Cer...
- Tips Menurunkan Kadar Trigliserida
- Lemak dan Kesehatan Jantung
- Download Mp3 lagu : Lupa-lupa Ingat by KUBURAN
- Masih tentang Alzheimer 2 : sejarah alzheimer
- Apakah Anda Penderita ALZHEIMER ??
- Masih mengenai ustad Lihan yang Lowprofile namun s...
- Keajaiban Sedekah : Pengalaman Ustad Lihan
- Satu lagi tentang keajaiban sedekah bersama Ustad ...
- Awas Tahun 2100 Bumi Akan Panas Sekali
- Membongkar mitos kepuasan hubungan seksual
- Tips membeli rumah untuk investasi jangka panjang
- Apa Visi Hidup Anda?
- Artikel Tentang Disentri 2
- Tips bila anak anda terkena DISENTRI
- Inilah sekelumit Kisah sukses seorang blogger yang...
- HUTANG INDONESIA TERBESAR SEPANJANG SEJARAH
- Prinsip ke 17 : Pertanyaan Yang benar menghasilkan...
- Inilah Tips Berhutang yang bisa membuat anda kaya....
- Mengapa Anda Perlu Mempelajari Bisnis Online
- download mp3 dan Lirik lagu: Lyla - Percayakan
- Belajar Zuhud dengan kyai Dhofir
- Download Mp3 dan lirik Lagu : Masih Ada by Ello
- Resep Favorit : SOP BUNTUT ASLI PURWOREJO
- Inilah 4 Modal Menjadi Entrepreneur (Ternyata Buka...
- Keajaiban sedekah Menyembuhkan Leukimia
- Cara Membuat Forum Mailing List Yahoo
- Tragisnya Nasib Antasari Azhar : Ketua KPK
- Humor Tentang Panjang Umur
- inilah Watak kepribadian Anda berdasarkan hari k...
-
▼
Mei
(38)
Mengenai Saya
- Didik sugiarto
- Saya lahir di sebuah desa di pinggiran kota kediri Jawa Timur. Dari tk sampai SMA di desa.....jadi asli wong ndeso he...he..he. Kemudian melanjutkan kuliah di UGM fakultas farmasi Angkatan '94. Lulus Th 2001 Selanjutnya bekerja di apotek kimia farma sejak februari 2001 sampai dengan februari 2012. Kemudian memutuskan untuk menjadi fulltimer internet marketer dan berwirausaha. Prinsip hidup : kerja keras dan jangan takut mencoba. Beramal sebaik-baiknya dengan mencoba untuk ikhlash
2 komentar:
Ada harapan baru bagi penderita Leukimia.. sudah ada teknologi terbaru yang paling unggul di dunia pengobatan dan sains yang dapat membantu perawatan penyakit Leukimia yaitu TRANSFER FACTOR. Sudah melalui penelitian lebih dari 50 tahun oleh para pakar kesehatan dunia, direkomendasikan oleh Kementrian Kesehatan Rusia dan masuk dalam Buku Rujukan Dokter (PDR) di Amerika, terbukti aman dan tanpa efek samping. Jadi, jangan putus asa.. Masa depan itu sungguh ada!!
www.thetransferfactorindonesia.com
bagaimana klo ingin mengikuti pengobatan tsb?????? apakah ada di setiap RS???
Poskan Komentar