Saturday, 12 December 2009

Ustad Danu Mahal..?

Ada komentar yang masuk disalah satu artikel yang aku tulis di blog ini tentang bengkel hati yang diasuh oleh ustad danu di TPI itu. Begini bunyinya" kalo mau ke ustad danu harus bawa uang banyak minimal 5 juta kalo nggak nanti dicuekin". Hah ..masak begitu ustad danu.

Aku sendiri nggak percaya sama komentar itu. Nah ini aku tulis biar ada klarifikasi dari Ustad Danu langsung..siapa tahu kalo ustad Danu baca blog ini...he..he..

Memang dalam perkembangan akhir-akhir ini banyak sekali orang yang terlalu gampang tergiur ataupun tertipu oleh macam-macam pengobatan. Ada yang melakukan segala hal..bahkan di TV beberapa waktu lalu ada ritual bebas seks untuk menyembuhkan penyakit..eeh malah nggak tahunya terkena AIDS.

Wah betul-betul jaman wis akhir seperti lagunya Cak Nun itu lho. Jaman wis akhir...Jaman wis akhir ..donyane susah....atine jungkir..atine jungkir...negarane goyah..dst.

Nah kalo metode pengobatan yang dipakai ustad Danu..menurutku sangat rasional. Tapi mungkin saja kalo dalam penerapan nya banyak kekurangan..aku maklum aja sih. Soalnya berapa ribu pasien yang ditangani.Tentu saja membutuhkan banyak tenaga dan pikiran dari beberapa staf yang membantu ustad Danu. Cuman kalo bayarnya mahal....aku pikir bisa aja langsung minta keringanan ..atau pakai surat dari RT/RW kalo nggak mampu...ah kayak Jamkesmas saja he..he..cuman bercanda lho...

Nggak begitu maksudnya..untuk biaya kan bisa dinegosiasikan mungkin.Ya itu saja... moga Ustad Danu bisa menjelaskan tentang hal ini biar semua paham.



Comments
65 Comments

65 comments:

o0o said...

Gile` Apa memang betul klw ke Ustadz danu musti bawa uang segitu?! Padahal gw baru mau browsing alamat ustadz danu tuk temen gw yng ibu nya sakit krn gw pikir dia bersiar dan menyampaikan apa2 yng terkandung dalam Al Qur`an tanpa ada patokan biaya klw mau konsul ma dia... Jadi mikir gw mo ke Ustadz Danu.

Anonymous said...

maaf mgk sy sok tau tapi kalopun memang ada angka juta pun dibilang mahal knp harus maksa konsul pribadi dgn beliau?
Logikanya begini, dari info yg saya dapat dari santri2 beliau, beliau itu orangnya sibuk banget selain tauziah juga mengurusi bbp perusahaannya dan jadwalnya berada disuatu kota tdk musti. Kalo misal pada saat itu beliau ada di luar jakarta sdg kerja/tauziah lalu ada yg minta konsul dgn beliau pd hr tsb apakah salah jika akomodasi pesawatnya dibebankan kepada si pemohon/pasien? saya rasa wajar, masak sudah dimintai tolong harus juga rugi diongkos. Kalo anda jadi ustadz dhanu apa juga mau?
Logikanya kalo ada pasien mau undang dokter/proessor top yg rumahnya luar kota ya mustinya dokternya mau datang kalo akomodasinya ditanggung oleh pasiennya kan?
Kalo emank mau gratistis beliau menyediakan waktunya pada saat pengajian2 beliau baik offline maupun online.
Sepemahaman saya seperti itu dan menurut saya itu adalah hal logis

Anonymous said...

SEBELUMNYA BOLEHKAH SAYA MEMBERI KOMEN YACH WAJAR AJ SICH ADA CASHNYA TAPI YANG JADI BAHAN RENUNGAN KALAU HARGA OBAT 1 PAKETNYA 5JT DAN ADA PASIEN UDAH BELI 8 PAKET TAPI SAMPE SKRG BLM SEMBUH JUGA, YG JADI BAHAN PMIKIRAN KITA ADALAH TRUS SAMPAI SEBERAPA BESAR RASA TANGGUNG JAWAB PENGOBATANNYA TERHADAP PASIEN TESEBUT????? TRUS KALAU MAU BEROBAT KESANA LAGI DI CASH 150/15 MENIT DIJAMINKAH KESEMBUHANYA???? MOHON JAWABAN DR SANTRI BELIAU DAN JG KOMENTAR "TTG MAU SEMBUH KOQ GRATIS?????" ITU PERKATAAN SANTRI BELIAU NAMANYA "GUS MIEN" YG SUPER PEDAS KATA-KATANYA (KT PASIEN LAIN YG UDAH KESANA) DAN ADA KOMEN TTG HAL INI

Anonymous said...

Anda akan percaya jika telah membuktikan ke klinik sendiri untuk berobat asal tau aja ada yang di cash 750 rb tp g sembuh tuh sampai sekarang dan itu orang purwokerto udah kapok berobat ke sana krn kata-katanya yg pedas dan kurang menghargai pasiennya (ini dari ybs sendiri) dan maaf kalau menyingung klinik akhlak mulia center milik Pak ustad Dhanu. hanya sekedar bahan pemikiran saja serta demi Allah saya tidak berbohong obtanya 5 jt satu paket (itupun belum tentu sembuh minum obat 1 pkt)dan jika mau konsul ke beliau sendiri untuk tarip di jogja 6-7,5 jt per jam. kalau dengan wakilnya 150 rb/15 menit. jadi 600 rb/jam

Anonymous said...

dari hongkong minta keringanan emng rumah sakit hehehehehehe ada pasien kesurupan aj di cash 5 jt hehehehe itu jg g sembuh trus bagaimana??????? sampai seberapa tingkat tanggung jawabnya untuk mengobati????? SECARA LOGIKA kalau ilmunya dari Allah, dan Allah memberikannya dengan GRATIS koq kalau memang syiar dan untuk ganti obtnya "cuma sekedarnya" sich gpp tapi kalau kepandaiannya trus di komersialkan? DIMANA YANG KATANYA SYIAR AGAMA ISLAM DAN MENERUSKAN ISLAM SAAT INI????????

nuni said...

Bolehkah sya bilang :gile bener n hEbat tuh brani sekali meng-obok obok klinik pengobatan ustad Dhanu bengkel hati, (selama ini pada GTM rata2)bisa kebakaran jenggot neh akhlak mulia center dan biasanya trus nanti di cari loh sapa yg nulis dijadiin target "KEK" selamat tinggal dunia, baru tau rasa. ntar di tanyain tuh sama malaikat siapa yg brani nulis ini dibalik layar koq diekspos sih....hihihihihihi Eh kalo g salah yg udah byr 40 jt itukan istri dari murid ustad Dhanu sendiri yg sakit kanker kandungan & blm ada perubahan tul gak?????????...... mohon klarifikasi santri dan murid beliau untuk menjelaskan ttg hal ini, terima kasih....

angsa-hitam said...

Maaf tulisan ini bukan untuk menjelekkan siapapun..hanya sekedar koreksi aja , mgkn ada yang perlu kita perbaiki. Aku yakin ustad Danu nggak matre seperti itu...mungkin aja itu hanya ulah segelintir orang aja. Semoga aja masyarakat semakin sadar bahwa tingkah laku yang baik akan menyebabkan hidup lebih sehat.

nia said...

mohon ttg debat dan adanya saling menuding tetapi alangkah baiknya seandainya ada penjelasan dari santri atau aklhak mulia center ttg komen dari anonim ttg pernyataannya (mungkin kalau tdk tahu tdk akan berkomentar seperti itu). syukur dikonfirmasikan. kpada angsa hitam jika tahu tolong berikan penjelasan biar semua tidak salah paham ttg hal ini. terima kasih

Anonymous said...

Jama'ah Ustadz Danu....
Ustadz Danu adalah seorang yang sangat dermawan, dan beliau punya kesibukan yang sangat luar biasa, kita harus selalu kusnudhon pada semua kelebihan yang diberikan Allah pada seseorang. Beliau bukan sosok yang mudah untuk menerima uang yang bukan pada tempatnya, logika saja ketika kita sakit dan ikhtiar ke medis dengan biaya 100 juta tapi sakit itu tidak kunjung sembuh maka apa ya kita akan bilang bahwa medis bohong dan ngg becus....astagfirullah...ingat kesembuhan, mati, hidup itu kan hak prerogatif Allah, jadi kalau Allah ridlo seseorang sembuh dari sakitnya maka akan sembuhlah sakit itu dg catatan kita pasti akhlaknya harus baik dulu....jadi keberkahan akan ada pada diri seseorang kalau orang itu menghargai orang lain.....

Anonymous said...
This comment has been removed by a blog administrator.
sisi said...

assalamu'alaikum...

Hehehehe....dr komen-nya jd geli nich, abis lucu. Mohon maaf sebelumnya jika pertanyaan saya ini mengganggu......n yach jangan marah dulu donk semua jamaah ust. Dhanu yg baik, krn ulah satu-dua santri beliau yg "MATA DUITAN" dan TDK BERTANGGUNG jAWAB alangkah baiknya di konfirmasi di surat kabar atau di blok bengkel hati biar semua jelas, apalagi yg katanya gus Men (thok) anggota bengkel hati dan PBP. Sinar Perak untuk menata akhlaknya dan hatinya serta bicaranya yang menunjukkan kurang berpendidikan, biar tdk "MENEBAR DOSA LEBIH BANYAK LAGI" kasihan Mas. Dhanu, Pak Latif, Dll. juga para aspel yg kurang tanggap akan situasi ini. Dan untuk Dr. Latif BS.skdr konfirmasi benarkah Gus Men itu anggota dr SINAR PERAK? jadi aspel, anggota kehormatan atau murid, apa dewan kehormatan di Sinar Perak? sekali lagi mohon beribu maaf pertanyaan saya ini. Jika ya berarti mohon untuk di bina dan jika tidak kenapa koq berani blg sbg anggota SP atas dasar apa???? nuwun.

Anonymous said...

Pengobatan di AMC jangan disamakan dengan pengobatan di rumah sakit, karena pengobatan di rumah sakit ada standar biaya dan ada standar keberhasilannya, sbg contoh orang mau operasi kanker otak ada standar biaya sekian juta tetapi dokter sebelumnya mengatakan kemungkinan keberhasilan operasinya, misalnya 50-50 dan keluarga pasien dapat memilih mau operasi dengan resiko 50-50 atau tidak?; sedangkan di Akhlak Mulia Center APAKAH ADA STANDAR KEBERHASILAN KESEMBUHAN-NYA??? " jangan-jangan kalau tidak sembuh cuma dijawab dengan "GIMANA MAU SEMBUH KRN TIDAK MAU MERUBAH SIFATNYA, NGEYEL, dst.(padahal sudah bayar muahal dan sampai seberapa jauh tanggung jawab pengobatannya????

MOHON KLARIFIKASI DARI AMC !!!!!!!!!!!!!!

Nova said...

Sebaiknya memang harus ada konfirmasi atau klarifikasi tentang pengobatan Pak Ustad yang katanya lagi naik Daun sekarang ini, dan juga dari murid beliau sendiri yang meng-klarifikasi metode pengobatannya dan apa benar dengan biaya mahal obatnya tetapi belum sembuh juga??? juga alangkah baiknya jangan mempergunakan Kesempatan dalam kesempitan dan menari di atas penderitaan orang lain (para pasien yang katanya di obati seminggu kemudian pada meninggal dengan membayar sampai jutaan dan yang pasti ijin POM dan ijin dari Dinas kesehatan koq belum tercantum pada botol obat yang perpaket seharga Rp. 5 juta itu ??? sekarang ini baru saya cek- kan di LAb apa sebenarnya kandungan obat herbal yang sangat mahal tersebut sehingga saking hebatnya nyawa para pasiennya meninggal 1 (satu) minggu sesudah di obati oleh santri beliau di Wijilan 37A Yogyakarta.

Anonymous said...

hmmm lagi2 banyak orang...ataukah hanya 1 orang dgn berbagai nama menebar fitnah????
Kalo memang anda berani bersumpah demi Allah, siapapun anda dan berapapun nama anda kenapa tidak datang ke pengajian2 ustad dhanu atau kekliniknya ustad dhanu atau bila perlu sekalian anda nulis di media cetak (yang jelas2 mencantumkan nama dan identitas anda serta wajah anda yang asli) untuk minta klarifikasi ke ustad dhanu jadi jelas siapa anda dan maksud anda apa, daripada hanya memakai banyak nama untuk menebarkan kebencian dan fitnah.

Percuma bilang kenyataan dan bersumpah demi Allah di berbagai blog kalo identitas anda tidak jelas.

Nama bisa berganti2 tapi topiknya hanya itu2 saja tanpa identitas jelas.

YUK PADA BERSIKAP ARIF, JIKA DIBACA KOMEN2 MIRING DARI IDENTITAS YANG NGGAK JELAS DIATAS ALURNYA SEPERTI CERITA BERSAMBUNG .... JADI ANDA BISA MENYIMPULKAN SENDIRI, DARI BERBAGAI SUMBERKAH ATAU HANYA DARI SATOE SUMBER...???

Silahkan memilih dan memilah....

Untuk anda yang saya maksud bertobatlah dan jangan pake2 nama Allah deh, ngeri sanksinya

Anonymous said...

Mohon maaf ya bukan hanya dari satu sumber saja tetapi banyak sumber (sebagian besar dari intern sendiri )yang menyatakan kekecewaannya atas pengobatan beliau dan juga santrinya, terima kasih sudah diingatkan dan sebaiknya yang mengingatkan untuk "LEBIH BERTOBAT LAGI" karena telah membohongi publik dan tidak mau secara terbuka mengklarifijkasi secARA TRANSPARAN. Bagaimana dan apa yang sebenarnya telah dilakukan dengan kurang bertanggung jawab. Jika benar bertanggung jawab 100% akan menjawab setiap ada komplen dari pasiennya TIDAK MALAH SUSAH DI HUBUNGI NO HP pak Ustad????? mohon koreksi diri dulu sebelum melemparkan kesalahan kepada orang lain apalagi ke publik??????? jangan malah menarik keuntungan di tengah kesusahan orang lain donk yang jelas tolong bertanggung jawab atas pola pengobatan-nya itu saja.(banyak suara dari pasien yg kapok berobat ke AMC)bisa konfirmasi koq kepada mereka sampel 10 orang mudah aq mengumpulkannya wong itu juga dari muridnya sendiri yg masih aktif koq hehehehehehe jangan ngotot membela diri dulu tapi KOREKSI DULU kenapa itu bisa terjadi ?????

Anonymous said...

Untuk anda sebelum menasehati orang lain alangkah baiknya INSTROSPEKSI DIRI DULU apakah kegiatan anda ini sudah benar-benar di jalan Allah? atau jangan-jangan malah di jalan Parangtritis (jalan menuju ke kraton Ratu Kidul)? Ku tunggu konfirmasimu tentang : Pengobatan yang saya maksud secara transparan (jangan malah membolak-membalikkan fakta yang terjadi, menutup mata dan menulikan telinga terhadap kritik yang membangun) Hati hati doa oarng yang teraniaya / di dzolimi itu sangat MAKBUL Atau anda malah BAngga menjadi NYOMODIPATI.??????? ......

LUSI said...
This comment has been removed by a blog administrator.
Wida said...

Apa yang dikatakan anonim benar, saya pernah mengantar ibu saya berobat ke klinik AMC jl wijilan 37A, karena sakit pengapuran pada tulang lutut kaki kiri dan kanan kemudian km konsultasi dan yang menerima (sy lupa namanya, tp orgnya tinggi gagah)setelah konsultasi kurang lebih selama satu jam kami kena bea konsul Rp. 600.000 itupun tanpa di beri obat heerbalnya sama sekali. sesudah itu ibu saya kapok tidak mau berobat ke sana lagi disamping mahal jg tdk ada perubahan. saat ini Saya tinggal di Sleman jl. Parasamya Beran, Tridadi sleman Yogyakarta. ini pengalaman kami berobat ke AMC

Anonymous said...

Saya ada niatan berkunjung ke Ustadz Danu, tetapi setelah membaca kritikan dan komentar, saya jadi ragu dan takut seperti apa yang telah saya baca, seharusnya SEBAGAI mahluk ALLAH, jika diberikan kemampuan untuk menolong orang mengapa harus mempatokkan besarnya NOMINAL/BIAYA yang harus dibayar, sebaiknya kan semampunya, karena ALLAH lah yang tahu kemampuan masing-masing pasien.

Anonymous said...

Edi LAN-RI
Assalamualaikum Wr.Wb.
Ustadz Danu yang terhormat, sebaiknya Ustadz bicara atas komentar-komentar para pasien/yang pernah berkunjung ke Bapak. Untuk mengklarifikasikan semua komentar2X miring yang ada. Saya kira itu saja usulan saya, semoga pengobatan bengkel hati, tetap jaya dan sukses selalu dan diberkahi ALLAH. Amin

Anonymous said...

Assalamualaikum Wr.Wb.
Ustadz Danu /santrinya...
Tolong dijawab: sampai sejauh manakah kita (manusia)mampu untuk menembus dinding ghoib,bukankah dlm agama yg kita yakini utk bekerjasama dgn makhluk lain (jin) adalah tidak boleh/haram hukumnya..
Setelah saya cermati semua anggota Sinar Perak alangkah mudahnya menembus dinding itu,seakan menjadi tanpa batas..

Anonymous said...

sekedar sharing, saya pernah belajar tenaga dalam sinar perak dengan mas danu sewaktu perguruan baru berdiri dan latihannya masih minjam lapangan sekolah, di jalan megatruh, kaliurang jogja. Surprise juga sih melihat komentar miring tentang beliau, karena pada dasarnya orangnya baik, dermawan dan pembelajar... meskipun dulu terkadang bicaranya suka nyeleneh. dulu beliau dan timnya membentuk tim pengobatan yang bertujuan sosial atau dibayar ala kadarnya... misal membantu orang kesurupan, sakit kanker dimatikan sel-selnya dengan bantuan tenaga dalam dan juga batu ginjal bisa dihancurkan. setahu saya banyak murid2 / asistennya yang pandai menerawang, dan kemampuan ini digunakan lebih banyak untuk kebaikan... meskipun ada beberapa yang suka iseng dan sering mengetes atau pamer kekuatan, tapi itu semua wajar2 saja dalam dunia pertenaga dalaman yang dulu sedang marak2nya. keilmuan beliau bersumber dari perguruan sinar putih yang kemudian berhasil digabungkan dengan tenaga dalam yang mirip dengan merpati putih (kalau tidak salah, beliau dapatkan dari kakeknya). penggabungan ini dapat memboost up kemampuan tenaga dalam seseorang, sehingga aura tenaganya kalau dilihat secara waskita akan terlihat seperti keperakan... tapi itu semua cerita sektar 20 tahun yang lalu, dan saat ini saya melihat penampilan beliau di TPI jauh lebih tenang, hmm tentunya beliau sudah mendapatkan pencerahan, pikir saya.
Tapi kalau sampai menjadi komersil yang memberatkan masyarakat, saya jadi bertanya dalam hati ... dimana mas danu yang dulu?
Semoga Allah selalu melimpahkan rahmatNya pada kita semua dengan tetap berbaik sangka dan kalau dalam ikhtiar berobat kita kurang sreg, yaah tinggalkan saja dan iklaskan... mudah2 an Allah akan membalas kebaikan kita dengan kesembuhan.

Anonymous said...

subhanalloh, mana yang benar diantara komentar-2 diatas, tapi saya yakin yang benar pasti akan tampak sebaliknya juga yang bathil pasti akan nampak juga, mudah-2an kita selalu dlm lindungan dan pertolongan Allah SWT dalam setiap langkah di sisa umur kita, amin

luna said...

subhanalloh, mana yang benar diantara komentar-2 diatas, tapi saya yakin yang benar pasti akan tampak sebaliknya juga yang bathil pasti akan nampak juga, mudah-2an kita selalu dlm lindungan dan pertolongan Allah SWT dalam setiap langkah di sisa umur kita, amin ....... SAYA SETUJU DGN KOMEN INI DAN SAYA SANGAT BERHARAP SEKALI USTD. DHANU BERANI UNTUK DI KONFIRMASI DI HADAPAN PUBLIK BESERTA PARA SANTRINYA DI AMC YG SOMBONG DAN CONGKAK TAPI TIDAK BECUS DALAM PENGOBATAN SERTA BERANI D KONFIRMASI D HADAPAN PARA PASIENNYA YG DI OBATI TIDAK SEMBUH, OBATNYA BLM D UJI D LAB, DINAS KESEHATAN DAN BALAI POM.... BAGAIMANA ITU BISA TERJADI DAN HALALKAH SISTEM PENGOBATANNYA SEPERTI YG DI TAUSYIYAHKAN BELIAU ???? JIKA MAU MENGADAKAN PERJUMPAAN DGN PAK USTAD HENDAKLAH MEMBAYAR TERLEBIH DAHULU... JIKA TIDAK ADA UANG YA TIDAK BISA MENGADAKAN PERJUMPAAN UNTUK KONSULTASI PENYAKIT ..... DGN BELIAU .... hahahahahaha ustad koq keblinger duit gara gara MENTHOK bakar sih?????? yg bener aja

cutra said...
This comment has been removed by a blog administrator.
nawakartika said...

Loh kok pada ribut tentang 5 juta sih, kita sedekahkan aja uang itu , beres. kan sedekah bisa menyembuhkan sakit, menarik kesuksesan, membayar hutang

Anonymous said...

apa bener semua itu? apa tdk spti yg di TPI cara memberi solusinya?
aduuh gimana yaaa ... dgn kasus saya... cari solusi ke siapa??

Ibnu said...

Ini cerita pengalamanku aja yaa :

1. Saya pernah mengantar Ibu Mertua sekitar 13 thn yg lalu, oleh dokter didiagnosa Kanker Otak, berobat ke SINAR PERAK (bertemu dgn mas Dhanu dan muridnya). Setelah dibimbing dan ditangani selama 1 thn agar berakhlak yg baik dan berdoa memohon ampun dan kesembuhan kpd Allah SWT, alhamdulillah SEMBUH.
Biaya pengobatannya GRATISS..!!! Bagi yg ingin ber-infaq, disediakan kotak infaq.

2. Saya pernah mengajak tetangga yg kesurupan, kebetulan waktu itu ada Pengajian Ustadz Dhanu. Alhamdulillah SETELAH BERDOA BERSAMA juga SEMBUH. Inipun GRATIS..TIS..TIS...!!!!

3. Sekitar 2 thn yg lalu, saya juga mengantar teman dan tetangga yang sakit. Ada yang sakit Tumor Payudara, Kista Ovarium, Jantung Koroner, ke Klinik Psikoterapi Akhlak Mulia milik mas Dhanu di Jogjakarta. Waktu itu pasien ditangani oleh MAS GUSMIN. Pasien dikenakan biaya utk OBAT HERBAL dan JASA KONSULTASI Mas Gusmin sbg Psikoterapist. Alhamdulillah mereka pun juga SEMBUH.

Kalo boleh saran,

1. Utk Saudaraku semua, kalau INGIN BEROBAT GRATIS/sukarela, silakan datang aja ke :
- SINAR PERAK dan PENGAJIAN nya Ustadz Dhanu.

2. Tapi kalau ingin berobat yg PRIVACY + ramuan Herbal, silakan datang ke Klinik Psikoterapi Akhlak Mulia. Kalo dgn biaya sebesar itu sih wajar, krn itu merupakan salah satu bentuk jasa/pekerjaan profesional. Apalagi dapat tambahan 'bonus' nasehat yang mengajak kebenaran...

Lagian beliaunya nggak pernah maksa untuk berobat di kliniknya dan menjamin sembuh to... Jadi ya kurang pas kalo kita berfikir su'udzhon kepada beliaunya...

Dari situ, kita bisa melihat kalau apa yg diupayakan oleh Ustadz Dhanu untuk memberikan solusi kepada umat dalam upaya mencari kesembuhan yang Islami ini, sangatlah arif dan bijaksana.
Mengajak kita berpikir dan bersikap dlm menentukan pilihan pengobatan pd tempatnya dan proporsional (ada HAK dan ada KEWAJIBAN).
Coba pikirkan dengan tenang dulu...,
seandainya yg mau BEROBAT LANGSUNG/KONSULTASI SECARA PRIVASI dan GRATIS LAGI ketemu sama Ustadz Dhanu, berapa ratus orang pasien yg hrs beliau tangani tiap harinya yaa..?? Wah, tentu tidak akan cukup waktu bagi beliau. Lantas kapan beliau melaksanakan kewajiban lainnya..??(bekerja, membimbing keluarga dan santri2nya, syiar..) . boro2 istirahat.
BERAT DI BELIAUNYA ENAK DI KITA.... JAHAT.COM
3. Apa ya dokter berani MENJAMIN kesembuhan pasiennya yaakk...???? Lagian pasien yg datang ke Kliniknya beliau kebanyakan sakitnya kan sudah lama dan sudah parah tooo...pasien sudah jenuh berobat ke dokter (dgn obat kimia)...bahkan sudah pindah2 ke bnyak dokter tapi hasilnya masih sama, belum lagi ada efek samping dari obat kimia yg sdh numpuk dlm tubuh.. itu belum lagi 'buangan' dari 'orang pinter' pa dukun..... puaarraahh banget kan... nah loh.

4. mas,mbak...bapak dan ibu...ayo janganlah kita termasuk orang yg suka ber-GHIBAH/ngrasani orang lain, itu aja dosa......
apalagi memFITNAH.... Naudzubillahimindzalik...
lebih baik kita introspeksi diri sendiri aja yaa...
Sebetulnya Kalo kita tenang... dari koment2 diatas kita bisa tahu:
mana yang menghujat dan yang dihujat...
mana yang diliputi nafsu amarah dan mana yang sabar..
mana yang sombong dan mana yang rendah hati...
mana yang memfitnah dan mana yang difitnah ...
MANA YANG SALAH DAN MANA YANG BENAR...

Anonymous said...

Thx bwt Ibnu... so skrg tuh pak ustad dh kagak bisa jika mata hati telinga sdh di butakan oleh uang... uang... uang... ngobatinnya n dah kagak laku lagi di Jogja kalo mau tau!!!!! Kalo dgn biaya sebesar itu sih wajar, krn itu merupakan salah satu bentuk jasa/pekerjaan profesional. Apalagi dapat tambahan 'bonus' nasehat yang mengajak kebenaran... yach itu td mengatas namakan "PROFESIONALLLL " kalau dulu gratis tis tis dan sembuh okey aq percaya. lah skrg???? bwt warung bebek gorengnya aj biar laris kgk bisa dan malah memfitnah warung kelontong sebelahnya yang menyebabkan tdk laku bebeknya krn tersaingi(itu sih kata GUS MEN kpd Pak Ustad n Pak ustad y percy aj 100%.. truz apa masuk akalkah??? dan dosa tdk ya pak Ibnu kalau pak istad percy hasil "terawangan" GUS MEN, jadi prasangka itu sangat salah 100% kemudian pak ustad Dhanu "mengumpat" mknya introspeksi knp kok ngobati tdk sembuh???????)SO yang pasti untuk di konfirmasi aj gus Men dan Ustad Dhanu tidak berani kok berbicara masalah kebenaran dan rendah hati... menafsirkan ayat aj salah kok ngobatin?? yang benar aja.

Untuk teman-teman saudara saudara jika mau berobat silahkan datang saja ke Klinik "SINAR PERAK" di depan AMPLAZ yogya setiap hari selasa-Jum'at jam 19.00 - selesai dan di jamin insya allah sembuh serta GRATIS TIS TIS dan tidak menganjurkan untuk berobat ke KLINIK AKHLAK MULIA CENTER (AMC) yg sdh jeblok krn kelakuan para pengelolanya yang pada mendua dalam berkeluarga

Anonymous said...

Hati-hati dengan tipu daya Setan yg berkedok pengobatan/tenaga dalam/pernafasan dll...

saya adalah pengajar di UGM said...

buat temen temen hati hati untuk memilih pengobatan alternatif seperti AMC mending dengan sedekah saja itu lebih masuk akal dan kalau untuk tausiyah ust dhanu ya di jadikan referensi saja tapi jangan berobat ke sana saya sdh habis hampir 5.000.000 (LIMA JUTA RUPIAH)tapi tidak sembuh hanya untuk mengobati alergi anak saya selama krg lbh 3 bkn malah di omelin di depan suami saya. saya tambah dimarahin suami dibilang spt tidak ada pengobatan alternatif lain, aku saja blm pernah mengomelin km segitu kerasnya eh ini sdh keluar uang banyak tdk sembuh tambah diomelin sama namanya GUS MEN (tdk tau nama lengkapnya sih)makanya hati hati saja ini sekedar bagi pengalaman saja buat semuanya.

gandung said...

mendingan mencari pengobatan yg belom kesorot ma media broo....yg masih bersih memandang hidup gotongroyong tanpa memikirkan yg kita terima toh besok ga d bawa mati...!

masalah kebenaran tu 5jt ya belum tentu, tp kalo sampean bawa 1jt uda d jamin tu nga bakal'an yg keluar ust danu....cuma assisten2 yg nongol...

santri baru nyantri said...

sukron, amin-amin

neneng said...

betul yg dikatakan pak/mas/om Gandung, yang jelas memang dulu 5 juta/jam tapi terakhir 3 bln yll sdh turun menjadi 1,4 jt/jam jika mau ketemu dgn pak ustad sendiri, tanteku yg ngobatin anaknya sakit autis di cas segitu blm berkurang juga tuh sakitnya dan akhirnya sekarang rutin berobat ke RS Bethesda malah sdh kelihatan ada kemajuannya

pita murniati mantan pasien said...

Kenapa mesti ribut-ribut ttg pengobatan ust Dhanu, sekarang yang mudah dibuktikan apakah beliaunya sdh berani untuk jujur terhadap para pasiennya seperti beliau menuntut jujur jamaahnya jika mau sembuh di dalam setiap tausiyahnya? yaitu Penjelasan atau konfirmasi ttg pola pengobatannya jika ada pasiennya yang komplen cara pengobatannya koq blm sembuh juga dan apakah mau dari pihak AMC sendiri untuk dikonfirmasi???? kalau selama ini keluhan para mantan pasien yg gagal dlm pengobatan cuma dianggap sbg upaya untuk "menjatuhkan" beliaunya krn sifat iri, dengki sirik dll,ya namanya "tidak sesuai" lagi dan terkesan AMC klinik pengobatan ust. dhanu adalah "TIDAK BERTANGGUNG JAWAB" dan bertanggung jawab hanya "Sebatas uang yang diterimanya saat berobat saja" . Untuk itu sebaiknya berhati hati dalam memilih pengobatan selain ke dokter, krn sehat itu mahal tapi kita tetap harus menggunakan logika karena kita mencari uang tidak semudah kita mengambil barang tanpa membelinya. Untuk perhatian kepada yang lain yang belum pernah ke pengobatan alternatif untuk selektif dalam memilih pengobatan selain ke dokter.

Mona said...

Kenapa sih kita harus ribut ribut dan memfitnah Ustd Danu dan Asistennya serta AMCnya , terhadap biaya mahal ya sudah cari saja yang murah, terhadap penyakit tidak bisa sembuh cari saja pengobatan yg lain yang bisa menyembuhkannya, kan tidak ada larangan serta paksaan mau kemanapun juga.Saya takutnya yang menjelekkan ini adalah orang yang sakit hati atau pernah dekat dengan beliau, kalau memang ada ketidakpuasan janganlah lalu menyebarkan fitnah. Seandainya ada ketidakpuasan atau hal pribadi silahkan diselesaikan atau datang ke tempat berobat beliau dan selesaikan dengan baik. Bagi yg pernah jadi pasien dan tidak sembuh silahkan intropeksi diri, bagi yg pernah kenal dan ikut dengan organisasi beliau bila ada ketidakpuasan silahkan selesaikan dengan baik, jangan menyebar fitnah dan dendam. Saya sendiri juga mengenal Beliau dari acara Bengkel Hati lalu saya berobat ke klinik beliau di Jakarta , Alhamdulillah komplikasi yg saya alami (Diabets, Darah Tinggi, Jantung, Ginjal, sering pusing-pusing )semua sembuh total dan tidak pernah kumat lagi. Jadi saya harapkan kepada ibu Hana, Luna atau yg memakai Anonim, janganlah menjelekkan - jelekkan orang lain,karena saya berobat dibeliau cukup 2 x datang semua penyakit saya terselesaikan.
Semoga komentar saya ini dapat meluruskan hal -hal yang bisa merugikan Ustd Danu serta Asistennya dan AMC, bagi yang merasa tidak puas silahkan diselesaikan dengan cara yang beradab bukan menyebarkan ucapan-ucapan yang bisa menjadi fitnah nantinya.

Anonymous said...

sebetulnya saya mau berbagi cerita dan pengalaman agar bisa menjadi masukan buat yg lainnyaa, tapi setelah saya coba kok ndak muat, moohon pak moderator kalau berkenan saya kirimkan pengalaman saya ke email and dan tlg di posting di forum ini terima kasih

Didik sugiarto said...

Silahkan kirim ke email didiksugi@gmail.com tolong nanti dikasih nama dan alamat yang jelas biar bukan dianggap fitnah. Trims

Bendot said...

Bapak moderator yang terhormat, mohon tulisan saya ini dimuat, kalo tidak dimuat berarti blog ini sudah tidak objektif lagi
mari kita pikir sama2, kenapa nggak pada komplain sama rumah sakit sih? berapa banyak pasien yang sudah habis ratusan juta dan akhirnya mati?
Kok gak dibahas? 5 jt dibandingkan dengan penyakit2 kanker, kencing manis, siroris itu tidak ada artinya, emangnya setelah dosa puluhan tahun cukup ditebus 5 jt atau 100 jt cukup???
Dari gaya bahasanya, ada satu orang yang memakai banyak nama dan anonim yang mengirimkan postingan di sini, kalo ingin konfirmasi dengan saya, saya cantumkan nomer saya 081389547757...

dengan identitas yang jelas seperti ini, kalo sampai pak moderator tidak memuat, jelas web ini tidak valid, kalo yang ngomong di atas berani mengklarifikasi dan mencantumkan nomernya di postingannya, baru jempolan, tapi kalo hanya berpendapat tanpa ada identitas yang jelas, ayolah berpikir, orang-orang seperti itu hanya orang yang iri dan pengecut

Beni Dhianarto, ST said...

kenapa harus meributkan biaya 5 jt 40 jt itu mahal atau tidak, saudaraku di rumah sakit habis 500 juta akhirnya meninggal juga wajar aja, coba dibandingkan, penyakit gagal ginjal, yang harus cuci darah setiap minggu, saya rasa 5 jt itu tidak ada artinya, kita sebagai manusia marilah berpikir lebih bijaksana, di rumah sakit nggak ada yang komplain walau habis ratusan juta

suara2 atau tulisan2 yang mengandung fitnah seperti itu hanya akan membawa perpecahan, dan ruginya orang yang memecah belah adalah orang yang berfikiran sempit, yang akan tertawa2 di atas penderitaan orang lain

mertuaku dulu sakit tumor rahim, sudah dioperasi tumbuh lagi, dan anda sekalian tahu, biaya operasinya saat itu 75 jt, kemudian kami bawa ke klinik ustadz dhanu, dan alhamdulillah hanya dengan total biaya 15 jt sekarang sudah sembuh, dan kesembuhan itu dari Allah, dan Allah memberikan kesembuhan setelah mertuaku mau merubah perilaku2nya yang salah

point pertama, kalau memang ini masalah biaya, bandingkan 75 jt tanpa hasil dan 15 jt dengan hasil yang memuaskan, pilih mana? dan tidak ada yang komplain ke dokter atau rumah sakitnya

POINT KEDUA, pasien2 yang belum sembuh, berarti belum mau merubah perilakunya yang tidak baik, dan manusia cenderung merasa benar, jadi walau perilakunya salahpun ya merasa kalau tidak salah

hidup hanya sementara, mari kita isi dengan hal2 yang baik

saya sudah beritikad baik dengan mencantumkan nomer telpon saya, nama saya, mohon dimuat dan insya Allah yang saya utarakan di sini adalah benar, tolong hargai kebenaran



Beni Dhianarto, ST
MoNE's Individual Consultant
Ph. +6281 389 547 757
fax (021) 579 00 346/347

Anonymous said...

Rizal Aditiawarman

Ass wr Wb

Setuju dengan mona, sya juga pernah berobat ke beliau dengan penyakit
yg secara medis tidak terdeteksi, dengan keluhan jantung berdebar2,
asm lambung tinggi, keseimbangan teganggu, ketakutan, sering lemas
dll, dokter menyimpulkan saya mengalami gejala phisikis. Dan harus
berobat ke psikiater hampir kurang lebih 1 tahun dgn berganti dokter
psikiater dari yg biasa sampe ke Dadang hawari, yg tentunya sekali
berobat kurang lebih 1 jt dengan obat yg tentunya masuk dalam katagori
obat penenang dan sebulan rata2 2 kali saya ke dokter kadang seminggu
sekali. Bisa dibayangkan berapa biaya yg saya keluarkan selama 1 tahun
dan saya tidak protes tuh saya belum sembuh juga waktu itu. Dan sya
juga mencoba berobat kebebrapa pengobatan laternatif yg notabene
mengatakan pengobatan secara islam (maaf saya tdk sebutkan namanya).
Itu semua tdk membuat perubahan pada diri saya, malah saya merasakan
makin tidak karuan yg saya rasakan, yg akhirnya menjadikan saya
ketergantunagan dengan obat penenang.

Dan alhamdulillah Allah memberikan petunjuk melalui acar Bengkel Hati
yg dibawakan oleh ustad Dhanu di TPI, lalu saya mengikutinya dan
menjadikan semangat buat saya utk kesembuhan saya. Disitu saya mencari
tau apakah bisa berobat secara langsung, memang untuk langsung
ditangani oleh usatd dhanu sangat sulit karena waktu beliau yg sangat
terbatas dan kalau memang berkeras ingin ditangani ustad dhanu ad
konpensasi yg harus dibayar. Dan kalau dikatakan mahal, saya rasa
wajar saja krn waktu dan tenaga beliau yg sudah tersita dan tidaklah
terlalu mahal di bandingkan ke dokter dan pengobatan alternatif. Dan
sebetulnya beliau juga sudah menyediakan klinik untuk yg mau berobat
secara serius dan kontinue yaitu di klinik amc. Dan akhirnya saya
berobat ke klinik amc ditangani oleh therapyst yg bernama ustad
Gusmin, awalnya saya masih ragu. Setelahn saya mendapatkan penjelasan
secara gamblang dari ustad Gusmin, akhirnya saya menjadi yakin, karena
jelas tuntunannya yaitu Al quran dan sunah rasul, dan ini bukanlah
pengobatan alternatif melainkan mengajak untuk kembali ke jalan Allah,
salah satu contoh kita dilarang utk marah krn marah itu dosa marah itu
sifat setan, coba bayangkan seberapa sering kita marah dalam sehari,
kali kan dgn umur kita dan apakah kita pernah memohon ampun kpd Allah
atas amarah yg pernah dilakukan? silhakan jawab sendiri.....

Anonymous said...

Kembali lagi ke penglaman saya, saya ditangani serius selama 1 minggu
dengan biaya 2 jt (paket), kemudian saya diminta untuk datang sebulan
2 kali. Tapi saya mengusulkan untuk ambil paket lagi dan ternyata
ustad Gusmin sarankan tdk perlu cukup sebulan 2 kali saja. Dan itu
hanya 4 bulan saya lakukan, setelah itu ustad Gusmin menyarankan tidak
perlu rutin lagi, tapi kalu mau datang atau kontrol ya silahkan,
beliau menyarankan demikian karena mlihat kondisi saya yang mulai
membaik dan alhamdulillah saya sembuh sekarang...... . Kalau dikatakan
ustad Gusmin omongannya menyakitkan hati, saya rasa tidak juga, karena
saya mengalami hal yg sama. Di awal Saya mengalami juga menerima kata2
yg tidak menyenangkan hati, dgn kata2 yg keras. Tapi disitulah saya
harus menentukan pilihan saya lanjutkan atau berhenti dan mencari
pengobatan yg lain. Akhirnya saya putuskan untk lanjut, hati saya
sudah bulat krn dasar untuk pengobatannya jelas tuntunannya jelas Al
quran dan assunah, diajak kembali ke jalan Allah kok gak mau
??????........

Nah disini saya menyimpulkan, bahwa ada kata2 keras dan pedas yg
disampaikan ustad Gusmin adalah sikap tegas dari beliau untuk
meruntuhkan rasa ego kita, keras hati kita, karena biasanya kalau kita
dikasih tau salah kita tidak pernah mau terima, selalu merasa benar.
Dan biasanya kalau kita sakit, dan berobat bawaannya mau cepat sembuh,
itulah sifat manusia, banyak maunya harus sesuai keinginannya. Dan
sesungguhnya kesembuhan itu datangnya dari Allah bukan dari Ustad
Dhanu atau ustad Gusmin atau amc, ustad Gusmin hanya sebagai therapyst
yg membingbing kita untuk kembali ke jalan yg benar dan batuan dari
proses do'anya. Kalau dikatakan banyak pasien yg gak sembuh, ya coba
introspeksi dirilah apakah sudah menjalankan apa yg disampaikan ustad
Dhanu dan Ustad Gusmin yg jelas2 ada didalam Al quran dan sunah rasul.

Mudah2an komentar saya yg cukup panjang dapat meberikan penjelasan
dari beberapa orang yg bertanya2. Saya disini tdk memihak siapa2, saya
hanya lah pasien yg pernah berobat kesana dan saya mengetahui seperti
apa metodenya. Jadi mungkin coba lah kita bersikap lebih arif dan
bijaksana. Kalau ada yg merasa tidak yakin, ya mbok gak usah komen yg
tidak2 lah.......silahkan cari tempat pengobatan yg lain......Dan untk
yg pernah menjadi pasien dan tidak sembuh....coba untuk introspeksi
dirilah.....tdk usah komnetar yg tidak2 dan aneh2....yg akhirnya
menjadi fitnah.......anda tidak sembuh.....malah makin parah.......

"Urusanku adalah urusanku......urusanmu adalah urusanmu.......jadi
jangalah berasumsi yg tidak baik (Suuzhon) apalagi memfitnah tentang
seseorang yg notabene seseorang itu adalah Ustad yang sering
menyampaikan ayat2 Al qur"an, masing2 akan dimintakan
pertanggungjawabannya di akhirat nanti......dan tak ada seorang
penolongpun.......melainkan Allah SWT"

Wassalam,

Rizal
Aditiawarman, Jakarta
HP 08111980906

Anonymous said...

Kepada siapapun yang membaca blog ini,
Kalo saya amati sebenarnya apa yang dilakukan oleh ustad Danu di TPi (yang saya tahu) tidak ada istimewanya kok. Cuma untuk pengobatan, apa (metode) yang disampaikan oleh ustad Danu itu MUNGKIN ada benarnya, dalam arti MENGOBATI PENYAKIT MELALUI INSTROSPEKSI DIRI DAN MEMPERBAIKI DIRI SERTA JANGAN MEMENDAM AMARAH DAN DENDAM. Menurut saya metode itu ada benarnya SEBAB sumber penyakit adalah hati dan pikiran yang salah dan ditunjang oleh perilaku hidup yang salah. JADI UNTUK BISA SEMBUH DARI PENYAKIT YA COBA BERHAT MULIA, BERPIKIRAN POSITIF, dan BERPERILAKU POSITIF, MENGKONSUMSI MAKANAN YANG BEGIZI SEIMBANG, dan CUKUP BEROLAH RAGA! Percayalah, ustad DANU tidak bisa menyembuhkan penyakit, yang menyembuhkan penyakit adalah ALLAH SWT yang mendatangkannya. Cuma memang, dengan metode ustad Danu, yang bisa membantu mengobati penyakit adalah DIRI SENDIRI, bukan ORANG LAIN. Itu beda metode ustad DANU dan metode kedokteran (medis) - penyembuhan dibantu oleh orang lain (dokter).

Semoga hal ini bisa dipahami.
NB> Saya belum pernah bertemu atau datang ke klinik/pengajian ustad Danu, tapi kesimpulan tsb saya peroleh dari sesekali melihat pengajian ustad Danu di TPI.

Mengkait Awan said...

setuju dg komen anonim, dan ust. yg pertama menyampaikan hal tsb adl. ust Dhanu krn bisa memahami bagaimana Al quran dan Sunnahnya di aplikasikan di kehidupan sehari-hari, krn sebelumnya tidak ada yg dapat menyampaikan ke akar permasalahan khususnya penyakit yg tiada lain krn perilaku kita. Dg hal ini kenapa ust. Dhanu dijadikan bulan2an komentar yg tdk nyaman pdhal sesungguhnya tidak seperti yg ditulis, mari instropeksi diri sebelum mengetahui yg sesungguhnya. Ingat saudaraku itu satu fitnah yg tidak disukai Alloh, dan kelak ada satu peringatan bagi pefitnah. Di Awal ust.Dhanu selalu mengatakan kesembuhan datangnya bukan darinya ttp. krn Ijin Alloh SWA... mari santai merenungkan hal ini.

Anonymous said...

(melihat dari Pro dan kontra-nya Postingan diatas)
SUNGGUH BERAT... Lebih berhati"lah Pak ustad, Karena Ustad telah memulai... dimohon lebih disiplin/selektif thdp karyawan/santri di "usaha pengobatanmu"... "klu ada" santrinya/karyawannya yg "Nyeleneh" itu tanggungjawab Ustad jg... Terus jaga dan peliharalah amanah (keahlian) dari Allah SWT. Smoga bisa terus berguna bagi umat Muhammad SAW. Amiin.

Landsacape of Borneo said...

Saya cuma sering nonton acara Ustadz Dhanu di TPI/MNCTV. Menurut saya banyak yang salah menafsirkan bahwa beliau mengobati orang sakit (seperti dokter), sebenarnya kan beliau cuma memberi nasehat, kalau sakitnya ini maka kita harus memohon ampun pada Allah dengan cara begini. Jadi sembuh tidaknya penyakit itu sangat tergantung pada hubungan pendrita dengan Allah (istighfar dan do'a). Semoga bermanfaat

Anonymous said...

ya menarik..kesembuhan dari Allah bukan dari ustad, beliau hanya menuntun ke jalan akhlak yang benar..biaya 5 jt itu bisa jadi lambang keihklasan kita bisa cinta harta atau kembali pada yang benar, berapa biaya untuk konseling ke psikater tentu tidak murah kan? beliau dalam tausyiahnya jga menekakan mencari datang ke pengajian bukan minta sembuh tapi berharap ridho Allah..buat saya cara beliau masuk akal krn mengobati melalui penyebab bukan mengobati akibat..jurnal perkumpulan dokter amerika menyebutkan pengobatan medis adalah penyebab kematian ke 3 setelah jantung dan kangker..yang blm sembuh luruskan niat krn Allah, introspeksi..kalau belum sembuh juga ya..berarti ada "hutang" yang blm terbayar..seperti nabi Ayub yang harus sakit ..ingat beberapa nabi pun yg akhlaknya sdh tidak di ragukan juga mengalami sakit..Arif

Anonymous said...

hidup itu pilihan, saya sangat setuju dengan tausiah ustadz danu, perbaikan akhlak akan membawa kita untuk memperoleh ridho Alloh SWT. Terserah orang memilih untuk menghujat ustadz danu, ttapi saya memilih untuk mengamalkan nasehat beliau untuk terus memperbaiki akhlak. semoga Alloh SWT ridho dan melimpahkan rahmadnya senantiasa pada kaum muslimin. amiin

ara said...

apa yang disampaikan ust dhanu adalah bersumber dari Qur'an dan Sunnah,kalau kita mau sehat yaa seperti nasihat beliau kembali ke Qur'an dan Sunnah Rasul dan itu tdk gampang,coba kita bisa ngga nahan marah, dan berbuat ikhlas! coba dateng kepengajian beliau,klo mau sembuh gampang kok bahkan gratis, tinggal kita mau tdk mengakui kesalahan kita dan kekurangan kita untuk kembali kejalan yg lurus dan tidak lupa shalat tahajud, kira2 yg belum sembuh itu sudah merubah sifat2nya atau belum,shalatnya sudah bener atau belum,sudah melaksanakan tahajud dengan benar atau belum....??!!!!

Mazandrie said...

Ass.Wr.Wb. Sungguh..saya baru buka web ini...dan saya juga tidak tahu siapa itu Gus Dhanu, saya hanya tertarik dg komentar2..yg semakin lama semakin panas....
Jadi menurut saya sebaiknya kita tidak saling meenyalakan dan membenarkan ..... ada baiknya Bapak Admin...bisa kontak langsung ke bapak Gus Dhanu...dan di share ke sini...meskipun itu tidak menjamin selesai polemik komentar2 disini...tapi setidaknya akan memberikan perimbangan pandangan...bagi orang2 seperti saya yg baru tahu ttg masalah ini...thx..wass.wr.wb

Anonymous said...

saya baru belajar, kurang lebih 3 thn dari ilmu yg diberikan Allah kpd Mas Dhanu (maaf bukan ust. dhanu krn begitu biasa ia dipanggil sama siswanya), sembuh dan tidaknya penyakit yg diderita bukan karena banyak biaya yg dikeluarkan pasien, tapi bagaimana si pasien bisa mengejawantahkan "Akhlak Mulia" yang disampaikan Mas Dhanu.
Percuma pasien yg bayar 100 jt karena penyakit kanker, tapi dia sendiri tidak menyadari bahwa penyakit itu azab dr Allah krn Akhlak nya yg tidak terpuji, selama mau berubah, bertobat, dan berdoa sesuai Al-Qur'an (bukan bacaan Al-Qur'an yg dijadikan rapalan) tidak perlu konsul sama Mas Dhanu, cukup denger pengajiannya akan banyak manfaatnya.... :)

Anonymous said...

ilmu! itu walupun sedikit, hukumnya wajib untuk diamalkan tapi kalau diamalkannya dibarengi/didasari dengan kepentingan duniawi sungguh akan mengahapus hakikatnya, " Ketahuilah sesungguhnya di dalam dirimu ada segumpal daging ( Hati ), jika baik maka baiklah seluruhnya " tubuh manusia terdiri dari jasad dan ruh, yang keduanya mempunyai kepentingan dan keperluan yang berbeda dengan tujuan yang sama, sungguh peliharah dan rawatlah mereka dengan sebaik- baiknya iman dan ilmumu sesuai batasan - batasanya karena mereka akan menjadi saksimu yang menyelamatkan atau sebaliknya,bergurulah pada kitab Sucimu dan takdirmu.Terima dan berikanlah segala sesuatu dengan penuh ikhlas dan sabar yang sudah menjadi takdir bagimu, Sesungguhnya Kita dari asal yang suci dan akan kembali kepada Dzat Yang Maha Suci ( ALLAH SWT ) .

Anonymous said...

hadooh pusing juga ya tp kenapa ya sekarang kebanyakan pengobatan alternatif mau itu ustad kek orang pinter kek apalgi dukunpasti bersaing pasang tarif tinggi tinggian ... dunia semakin tua kayaknya udh ga bs pake hati nurani lagi yang orng susah sakit justru dijadikan obyek diperas utk sebanyak2nya mengeruk uang tanpa peduli lo sakit kek mau mati kek.. Ya Alloh tunjukan jalan kebaikan bagi kami

Anonymous said...

Saya bingung, katanya ustad danu sibuk mengelola bbrp perusahaan tp di biografinya tdk pernah disebut-sebut perusahaannya itu. ???

Anonymous said...

maaf sebelumnya ...saya sebetulnya tertarik akan judul di blok ini ... saya kok punya pendapat demikian :
1. dari tausiah ustad danu yg saya lihat di MNC TV,
semua penyakit bersumber dari ahlaq kita.
2. di situ di terangkan kenapa dan mengapa penyebab
penyakit kita ( dr ahlaq kita mungkin ini di dapat
dari hipotesa ustad danu dr pasien-2)
3. di berikan solusi dan di anjurkan untuk tobat dan
sholat tahajud.

Yang saya herankan :
1. kalau emang penyakit itu bersumber dari ahlaq
(seperti yang di bilang ) kenapa ada ramuan herbal ??
bukankah kita di anjurkan untuk bertobat dan ibadah ?
2. bagi yang pernah konsultasi .. seharusnya cukup 1 x
datang trus dapat solusi .. jalankan solusi itu dg
iklas ( ibadah tobat sama ALLAH ) kenapa berulang-2
seharusnya kita hrs berpikiran klo belum sembuh mung-
kin ibadah kita krg iklas atau kurang khusuk. jadi tdk
perlu obat herbal.
3. klo pakai obatb herbal nanti malah kita berkeyakini
pada obat herbal tsb, bukan pada ALLAH jadi ahlaq kita
blm berubah ?

saya sendiri mempunyai penyakit, saya tdk pernah konsultasi ke ustad DANU, hanya liat di TV kebetulan ada masalah yang sama dengan penyakit saya, trus saya coba sesuaikan dengan ahlaq saya dan kebetulan emang ada kemiripan ciri-cirinya, saya sadar diri, trus saya coba ubah tabiat dan perilaku saya dan secara yakin saya bertobat dan beribadah kepada ALLAH, saya coba secara khusuk dan seiklas yang saya bisa dan yakin, saya juga masih minum obat dari dokter tapi bilamana saya merasa sakit saja tidak rutin kayak dulu karena takut efek ke ginjal.. dan ada manfaatnya ALHAMDULLILAH

Anonymous said...

Bismillah..

Asalamualaikum,

Maaf admin, saya tertarik membaca kelanjutan komentar, pengalaman, dan kritik dari adanya topik yg admin angkat ini.. pertanyaan saya yg saya berharap dijawab, apakah ada postingan lanjutan mengenai hal yang admin muat diatas?

Terus terang saya pernah bertemu langsung dgn beliau.. dan dr berbagai cerita, bahkan ada org yg berniat mengeluarkan uang puluhan juta hanya untuk makan bersama beliau..subhanallah.. tentu org tersebut dapat menjawab pertanyaan dr admin dan komentator semua..

Saya hanya ingin membaca saja.. saya tak mau mengungkapkan prndapat saya.. saya hanya takut dosa karena saya sendiripun tak punya pengalaman mengenai pengobatannya..

hanya saja yg saya percaya 17000% adalah bahwa benar jika kesembuhan itu datangnya hanya dari Allah Sang maha menyembuhkan..

dan dari sebuah pengajian pun saya juga pernah mendapat ilmu bahwa bila kita berdoa itu hekdaknya diucapkan dgn jelas dan detil apa maunya kita, memang Allah Maha Tahu, tapi sejatinya bila kita berdoa dgn detil dan spesifik tentang keinginan atau ampunan atas dosa yg kita harapkan, secara otomatis otak dan hingga ke sel yg ada di tubuh kita akan tersugesti dengan keinginan atau ampunan yang kita harapkan..

Terakhir, sebuah penelitian kesehatan di amerika, (kalau tidak salah saya dengar di radio) menyebutkan bahwa benar jika sifat atau perilaku, atau disebut juga akhlak seseorang berperan besar dalam tingkat kesehatan manusia tersebut..

Wassalam..
Kebenaran hanya milik Allah

Hakim, Jakarta
Kesalahan atas komentar ini ada pada saya..

Anonymous said...

apakah ustad danu bisa menjelaskan secara medis, hubungan kejengkelan hati dengan penyakit stroke, jantung, diabetes, dsb?
kok setiap penyakit yang diderita pasien, muaranya adalah kejengkelan?kejengkelan yg terpendam? terus jengkel dengan istri, anak, dsb??
mohon penjelasannya,..
terimakasih

Anonymous said...

untuk ustad danu atau santrinya ustad danu,.
mau minta penjelasan secara medis, mengenai hubungan penyakit stroke, jantung, diabets, paru2, tumor, dengan kejengkelan?
terus apakah ustad danu sudah melakukan penelitian mengenai kejengkelan2 kepada istri itu menyebabkan penyakit A,
kejengkelan kpd anak menyebabkan penyakit B,.
dsb,..mohon penjelasannya secara ilmiah,..
biar ga mengambang,..
soalnya setiap kali menjawab pertanyaan dari pasien jawabannya itu2 saja,...
terimakasih


Anonymous said...

Anonim mengatakan...

untuk ustad danu atau santrinya ustad danu,.
mau minta penjelasan secara medis, mengenai hubungan penyakit stroke, jantung, diabets, paru2, tumor, dengan kejengkelan?
terus apakah ustad danu sudah melakukan penelitian mengenai kejengkelan2 kepada istri itu menyebabkan penyakit A,
kejengkelan kpd anak menyebabkan penyakit B,.
dsb,..mohon penjelasannya secara ilmiah,..
biar ga mengambang,..
soalnya setiap kali menjawab pertanyaan dari pasien jawabannya itu2 saja,...
terimakasih
SETUJUUUU... saya jamin dan berani jamin bahwa pak ust tidak bisa menjelaskan secara medis alur penyakit knp dan bagaimana hubungannya karena pak ust "GAK MAU BELAJAR" cuma mengandalkan berita wangsit dari langit dan bacaan Qur'annya tdk nambah krn kejengkelan nya menjadikan beliau yang terhormat g bisa menjelaskan SECARA ANATOMI TUBUH MENURUT MEDIS EFEK YG DITIMBULKAN DAN BAGAIMANA SOLUSINYA SERTA APA YANG HRS DILAKUKAN PASIEN SERTA REPORT KEMAJUAN TAHAP KESEMBUHANNYA " pasti g bisa menjelaskan krn g mau belajar wkwkwkwkwk kalau anonim tanya saya akan saya jelaskan detil sebab sampai proses sakit yg dirasakan serta efek terhadap tubuh dan solusi penyembuhannya............ dan itu insya allah sejalan denganAl Qur'an Nur Karim

Anonymous said...

Alhamdulillah solusi yg saya berikan sejalan dengan dokter dan saya blm ketemu dokter yg mengobati para "temen temen yg minta solusi ttg penyakit yg dideritanya" itupun Gratis tanpa dipungut biaya sesenpun krn semua milik Allah saya hanya dititipi setitik ilmuAllah yg bermanfaat untuk agama dan kesehatan...... (pak Didik sy pernah kirim email k anda tp tolong email saya jangan dfi ekspos dulu ya bpk admin yg baik)... chaki

sreng-sreng said...

Mungkin ada hubungannya dengan kekuatan sodakoh kita...karna semakin banyak sodakoh ..semakin sehatlah jiwa kita...

Risa Hananti said...

Ustadz dhanu itu guru besar PB. Sinar perak. Beladiri yg lebih menekankan oada sisi kesehatan jiwa dan raga. Dan saya pernah menjadi salah satu muridnya.
Murid ust dhanu sdh banyak sekali dan menyebar di seluruh indonesia. Dan banyak yg sdh menjadi guru juga, bisa dianggap sbg kepanjangan tangan ust dhanu..
klo berobat ga usah repot2 ke ust dhanu segaa laaah.. di tiap kota sdh ada perwakilannya kokada klinik yg ditangani oleh para guru yg kompeten jg..
insya Allah ilmunya sama, dan hasilnya jg sama..
klo ke klinik jg cuma bayar uang kartu kontrol(thn 2000 an cuma 2500 perak)
Dan klo mau bayar, terserah mau byr berapa.. semampunya.
searching sendiri yaaaa alamat2 nya dimanaaaa

Anonymous said...

menurutkua yang terbaik adalah "dimanapun kita berobat, kpd siapapun kita berkonsultasi, dan siapapun yang menangani penyakit seseorang", semuanya bermuara kembali kepada diri kita sendiri, kenapa kita permasalahkan ust. danu atau ust2 yang lain? kenapa kita tdk mawas diri dulu?mengapa harus "ada apa dengan orang lain?" Kenapa kita tdk berkata "ada apa dengan saya?"

Anonymous said...

ha....ha....ha.......!!!!

Anonymous said...

saya punya ank laki2,umur 13 thn,sdh 4 thn lumpuh,dan kata dokter SUSPECT DMP (sakit pda otot karena kelainan genetika) saya mo coba berobat ke klinik ustad dhanu,ada g ya klinik yg dekat semarang?krn kl ke jogja/jkt trlalu jauh ,karena selain biaya transportsi jg ank kami mabuk kl naik mobil,dan apa benar biaya konsultasiya 5jt ? uang 5 jt memang ga sebanding dgn sakit ank kami,tp cukup lumayan u kantong kami,dan apa ustad dhanu bisa n bersedia melakukan pengobatan jarak jauh ya ? misal cukup saya saja yang bertemu dgn ustad danu,terim kasih u infoya,
Sumarjo
email : dikarofikassidiqi@gmail.com

Post a Comment

About Me

My Photo
Saya lahir di sebuah desa di pinggiran kota kediri Jawa Timur. Dari tk sampai SMA di desa.....jadi asli wong ndeso he...he..he. Kemudian melanjutkan kuliah di UGM fakultas farmasi Angkatan '94. Lulus Th 2001 Selanjutnya bekerja di apotek kimia farma sejak februari 2001 sampai dengan februari 2012. Kemudian memutuskan untuk menjadi pengusaha walaupun kecil-kecilan. Prinsip hidup : kerja keras dan jangan takut mencoba. Beramal sebaik-baiknya dengan mencoba untuk ikhlash Kontak Saya : email : didiksugi@gmail.com

Blog Archive

 
Copyright © 2011. Bloging, Tips, News . All Rights Reserved Design by Herdiansyah . Published by Borneo Templates