Monday, 19 July 2010

Cara berinvestasi emas : paling mudah dan aman

Kali ini saya ingin berbagi tentang bagaimana caranya berinvestasi emas. Mengapa emas..? Karena emas sangat mudah untuk dijual kembali...sehingga bila sewaktu-waktu membutuhkan uang...kita bisa langsung menjualnya. Selain itu nilainya juga tidak pernah turun bila dilihat dari rentang waktu beberapa tahun.

Saya ada grafik harga emas dari tahun ke tahun yang saya kutip dari website geraidinar.com



Dari gambar tersebut diatas bisa dilihat bahwa nilai harga emas selalu naik dari tahun ke tahun. Ya ..memang ada sedikit fluktuatif di tahun 1998-2000 karena pengaruh krisi ekonomi. Namun secara umum..relatif naik terus.

Coba anda bandingkan dengan nilai uang dalam rupiah...yang selalu turun dari tahun ketahun karena tergerus oleh inflasi. jadi lebih baik anda berinvestasi dalam emas daripada uang anda di tabung di bank...baik melalui deposito maupun tabungan biasa.

Investasi emas apa yang paling bagus..?

Bukankah nilai emas perhiasan yang kita pakai selalu kena potongan 20 % untuk biaya pembuatannya..? Tentu saja demikian. Namun bila anda berinvestasi dalam emas murni...maka jumlah potongan itu menjadi tidak ada.

Untuk berinvestasi emas murni anda bisa membeli emas murni di aneka tambang atau koin emas pegadaian minimal 5 gram.

Lebih lanjut silahkan simak artikel tentang investasi emas berikut:

Ketika diawal tahun 80-an Presiden Amerika Ronald Reagan berhasil menurunkan inflasi di negaranya tinggal kurang dari ¼-nya dalam tiga tahun awal pemerintahannya (dari 13.56% ke 3.22 % !), harga emas dunia dalam US$ serta merta mengikuti trend menurun dari angka US$ 615/Oz ke titik terendah US$ 271/Oz dua puluh tahun kemudian (2001). Dan sejak diturunkan oleh Reagan tersebutlah rezim inflasi Rendah di Amerika relatif bisa dipertahankan atau setidaknya tidak kembali ke double digit seperti pada pemerintahan sebelum Reagan hingga sekarang.

Apakah ketika harga emas dunia turun selama bertahun-tahun tersebut harga emas dalam Rupiah ikut turun ?, ternyata tidak. Ketika harga emas dunia bearish (menurun) selama dua puluh tahun; harga emas di Indonesia hanya turun dua tahun saja yaitu dari kisaran Rp 11,500/Gram (1980), turun ke angka Rp 7,000/Gram (1982) dan kembali naik melebihi angka tertinggi sebelumnya Rp 12,000/Gram (1983) terus sampai puncaknya 15 tahun kemudian pada krisis moneter 1998 ketika emas berada pada kisaran angka Rp 149,000/Gr.

Pasca krisis moneter memang emas sempat turun lagi selama dua tahun sampai titik terendah Rp 58,000/Gram tahun 2000, tetapi setelah itu dari tahun ketahun harga emas naik sampai ke angka sekarang di kisaran harga Rp 350,000/Gram.
Poin yang ingin saya sampaikan adalah, karena uang yang kita pakai sehari-hari Rupiah sedangkan harga emas dunia dalam US$; tidak serta merta apabila harga emas dunia mengalami penurunan – kita yang di Indonesia dengan uang Rupiah kita bisa ikut menikmati penurunan tersebut.

Sebaliknya juga demikian, ketika US$ babak belur sehingga harga emas dunia naik sampai sekitar 30% selama setahun terakhir – tidak serta merta pula harga emas kita dalam Rupiah mengikuti kenaikan tersebut. Rupiah yang lagi perkasa mampu menahan kenaikan harga emas setahun terakhir sehingga hanya mengalami kenaikan kurang lebih separuh dari kenaikan harga internasionalnya.

Perilaku harga emas dalam Rupiah yang berbeda dengan harga emas dalam US$ ini dapat lebih jelas bila dilihat dalam grafik-grafik seperti dibawah. Untuk 40 tahun terakhir, perhatikan di awal tahun 80-an sampai 2000 – dimana Rupiah tidak mengikuti trend penurunan harga emas dunia – bahkan mengalami kenaikan yang sangat significant di tahun 1998.


Trend Harga Emas 40 Tahun

Untuk grafik 10 tahun terakhir – perhatika periode akhir 2008- awal 2009 ketika Rupiah sempat anjlok ke kisaran Rp 12,000-an/US$. Pada saat itu harga emas dunia turun tetapi dalam Rupiah malah melonjak naik.

Trend Harga Emas 10 Tahun


Untuk grafik 1 tahun terakhir dimana Rupiah perkasa, perhatikan grafik Rupiah yang lebih landai karena mampu menahan kenaikan harga emas dalam Rupiah sekitar separuh dari kenaikannya dalam US$.

Trend Harga Emas 1 Tahun


Jadi bila pendapatan kita masih dalam Rupiah, kita tidak bisa hanya mengandalkan analisa emas Global untuk memahami trend harga emas kedepan. Kita kudu paham juga tentang situasi ekonomi politik dalam negeri khususnya terkait angka-angka inflasi.

sumber: geraidinar.com

Demikian tips berinvestasi emas yang saya sampaikan ...semoga bermanfaat.


Comments
2 Comments

2 comments:

rizky septian said...

ok terimakasih atas infonya

mampir dong
ke
rizkybroker.blogspot.com

Anonymous said...

benarkah investasi emas menguntungkan ?
seolah keuntungan itu baru terasa setelah berpuluh tahun,
padahal harga-harga sdh naik berlipat-lipat ganda.

Jadi investasi emas tdk menguntungkan, tapi biasa-biasa saja, bahkan selama disimpan ... uang itu jadi beku dlm bentuk emas.

Yang paling diuntungkan dlm investasi emas itu adalah pedagang emas dan PT.Antam.
Camkan ... dan sadari oleh anda semua .

Post a Comment

About Me

My Photo
Saya lahir di sebuah desa di pinggiran kota kediri Jawa Timur. Dari tk sampai SMA di desa.....jadi asli wong ndeso he...he..he. Kemudian melanjutkan kuliah di UGM fakultas farmasi Angkatan '94. Lulus Th 2001 Selanjutnya bekerja di apotek kimia farma sejak februari 2001 sampai dengan februari 2012. Kemudian memutuskan untuk menjadi pengusaha walaupun kecil-kecilan. Prinsip hidup : kerja keras dan jangan takut mencoba. Beramal sebaik-baiknya dengan mencoba untuk ikhlash Kontak Saya : email : didiksugi@gmail.com

Blog Archive

 
Copyright © 2011. Bloging, Tips, News . All Rights Reserved Design by Herdiansyah . Published by Borneo Templates