Wednesday, 17 November 2010

Gema takbir berkumandang di Masjid Istiqlal Jakarta...



Walaupun ada perbedaan dalam penetapan hari raya idul adha.....kemeriahan takbir tetap terlihat di seluruh pelosok tanah air. Dan memang sudah sewajarnya kita tidak perlu mempermasalahkan perbedaan. Justru perbedaan adalah hikmah...asal kita mau mengambil pelajaran.

Hari ini sebagian besar umat Islam merayakan hari raya idul adha....atau lebih dikenal dengan hari raya korban. Ini memberikan tauladan kepada seluruh umat untuk selalu rela berkorban dan berbagi dengan sesama. Meningkatkan ukuwah Islamiyah. Seperti terlihat di MAsjid Istiqlal kali ini. Mulai tadi malam sampai pagi ini ...masih terdengar takbir dan tahmid. Menggetarkan hati...orang-orang yang beriman dan percaya akan kebesaran Tuhan. Lebih lanjut mengenai gema takbir di IStiqlal...simak artikel berikut:


Takbir Bergema di Masjid Istiqlal

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA--Takbir bergema di Masjid Istiqlal selepas Shalat Isya menyambut datangnya Hari Raya Idul Adha 1431 Hijriyah yang ditetapkan pemerintah jatuh pada Rabu (17/11)

"Selepas Shalat Isya takbiran sudah mulai berkumandang dan akan selesai sekitar pukul 22.00-23.00," kata salah seorang staf Humas Masjid Istiqlal, Jayadi, Selasa malam (16/11).

Menurut Jayadi, sekalipun gema takbir tidak seramai dan semeriah Idul Fitri 1431 Hiriyah, tapi pihak panitia tetap mengadakan takbiran yang dilakukan oleh sejumlah pengurus masjid.

Mengingat sholat Ied yang akan dilaksanakan pada pukul 07.00 WIB dihadiri oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Ibu Ani Yudhoyono, pelaksanaan takbiran tidak dapat dilakukan hingga subuh. "Karena nanti di dalam dan sekitar masjid akan dilakukan sterilisasi untuk pengamanan yang dilakukan oleh Paspampres," katanya.

Dalam Idul Adha tahun ini, kata Jayadi, panitia Masjid Istiqlal telah menerima 16 sapi dan 318 kambing untuk disembelih, satu sapi masing-masing dari Presiden Yudhoyono dan satu sapi dari Wakil Presiden Boediono.

Sumbangan juga datang dari Komunitas Masyarakat Turki yang juga menyumbang sejumlah kambing untuk dagingnya dibagikan masyarakat yang membutuhkan. "Masyarakat Komunitas Turki sudah tiga tahun terakhir selalu menyumbangkan kambing melalui kami," kata Jayadi.

Menurut Jayadi, hewan kurban akan dipotong pada Rabu malam hingga Kamis dinihari dan masyarakat yang tidak mampu bisa mengambil daging ke Masjid Istiqlal pada Kamis pagi. "Pemotongan hewan kurban tidak dilakukan usai shalat Ied tapi pada malam harinya," jelasnya.

Panitia, kata Jayadi, telah menyediakan 5.000 kupon untuk mengambil daging yang masing-masing kantong berisi satu kilogram daging.

Pada pukul 20.30 sejumlah Paspampres telah mempersiapkan perlengkapan pengamanan metal detektor di setiap pintu masuk.

Bertindak sebagai imam pada shalat Ied adalah H Husni Ismail, imam Masjid Istiqlal, dan khatib adalah Prof Dr Halide, guru besar Universitas Hasanuddin Makassar.
Comments
0 Comments

0 comments:

Post a Comment

About Me

My Photo
Saya lahir di sebuah desa di pinggiran kota kediri Jawa Timur. Dari tk sampai SMA di desa.....jadi asli wong ndeso he...he..he. Kemudian melanjutkan kuliah di UGM fakultas farmasi Angkatan '94. Lulus Th 2001 Selanjutnya bekerja di apotek kimia farma sejak februari 2001 sampai dengan februari 2012. Kemudian memutuskan untuk menjadi pengusaha walaupun kecil-kecilan. Prinsip hidup : kerja keras dan jangan takut mencoba. Beramal sebaik-baiknya dengan mencoba untuk ikhlash Kontak Saya : email : didiksugi@gmail.com

Blog Archive

 
Copyright © 2011. Bloging, Tips, News . All Rights Reserved Design by Herdiansyah . Published by Borneo Templates