Selasa, 22 November 2011
Mengintip Peluang Investasi Pohon Jabon di Indonesia
Pohon Jabon memang lagi ngetren saat ini. Disamping pembudidayaannya yang nggak begitu susah, memang pohon jabon menjanjikan keuntungan yang cukup menggiurkan. BAyangkan saja, dengan modal per pohon hanya sekitar 200o-2500 rupiah saja, kita bisa mendapatkan hasil sekitar 3,2 juta per pohon. Wow...berapa persen ya...? Silahkan hitung sendiri. NAh bila anda tertarik untuk menanam pohon jabon ini, simak artikel tentang pohon jabon yang saya kutip dari detikfinance.com berikut ini:
Memetik Uang dari Investasi Pohon 'Jabon'
Pilihan investasi sektor kehutanan belum banyak dilirik oleh masyarakat luas. Termasuk investasi menanam pohon jabon. Padahal jika ditekuni, hasil investasi jabon ini tak kalah menggiurkan.
Istilah Jabon mulai familiar dikalangan masyarakat beberapa tahun terakhir. Kepopuleran jabon seakan menenggelamkan pohon sengon yang sebelumnya sudah banyak dikembangkan.
Jabon sering diplesetkan dengan istilah 'jati bonsor' (jabon) yaitu jenis pohon yang mirip jati dengan kemampuan tumbuh yang sangat cepat. Sehingga tak heran jenis pohon ini cocok sebagai pohon yang kayunya bisa dimanfaatkan sebagai bahan baku industri kayu seperti plywood maupun industri pulp maupun kertas.
Kemasyuran pohon jabon sebagai salah satu pohon yang bernilai ekonomis tinggi, juga telah diakui oleh Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan. Zulkifli menilai, harga jual kayu jabon bernilai tinggi sehingga cocok untuk investasi masyarakat.
"Satu kubik pohon jabon sekarang harganya Rp 1,6 juta, kalau harga beberapa tahun lagi, pasti lebih mahal," kata Zulkifli akhir pekan lalu.
Zulkifli mengatakan panen jabon bisa dipetik dalam waktu hanya 6-7 tahun paling lama. Selain buat investasi, menanam jabon juga bisa menjadi saran mensukseskan program menanam 1 miliar pohon.
"Pohon jabon ini pionir, dimana-mana banyak terutama di Sulawesi, sebagai tanaman endemik," kata Zulkifli.
Sementara itu Pemimpin Pelaksana Balai Pemeliharaan Tanaman Hutan Jawa Madura Acad Sudrajat mengatakan gambaran kasar investasi pohon jabon sangat menggiurkan.
Ia menuturkan modal bibit jabon siap tanam hanya Rp 2.000-2.500. Sementara dengan perhitungan harga satu kubik pohon jabon Rp 1,6 juta dengan setiap pohon jabon umur 6 tahun bisa diperoleh dua kubik, sudah terbayang berapa margin yang diperoleh si investor.
"Bayangkan saja keuntunganya luar biasa dari modal Rp 2.500 per pohon menjadi Rp 3 juta," kata Acad.
Hal ini pun diakui oleh Direktur Pembibitan Kementerian Kehutanan Bejo Santoso, menurutnya setiap kali panen dalam satu hektar bisa diperoleh perputaran uang hingga Rp 500 juta. Tawaran investasi jabon, kini menurutnya sudah menjadi primadona baru untuk investasi.
"Yang menarik, dari hasil tulisan yang ada hingga kini jabon belum ada penyakitnya. Di Jawa sudah banyak penampungnya untuk industri plywood," kata Bejo.
Acad menjelaskan dengan perhitungan jarak penanaman 3x3 meter, maka setiap hektarnya bisa ditanam 400 pohon. Ia menghitung, nilai ekonomis penanaman jabon bisa diperoleh dari penanaman pohon sedikitnya setengah hektar.
"Lahan tergantung milik sendiri, setengah hektar lumayan 200 pohon pun bisa," katanya.
Dikatakannya, pohon jabon memiliki karakteristik tumbuh baik di ketinggian 0-700 meter diatas permukaan laut. Bahkan kata dia lokasi yang baik jabon sangat tumbuh baik di kawasan lembah.
Menurutnya jabon memiliki dua jenis yaitu jabon merah dan jabon putih, dua-duanya memiliki keunggulan masing-masing. Misalnya jabon merah memiliki karakter kayu yang keras sedangkan jabon putih sebaliknya.
Untuk urusan bibit, Acad menuturkan informasi soal bibit bisa diperoleh di pusat-pusat persemaian yang dibangun kementerian kehutanan. Misalnya pusat persemaian Cimanggis, Depok yang berlokasi di Jalan Raya Bogor.
Acad menambahkan, harga bibit saat ini untuk yang sudah disertifikasi (teruji) Rp 14 juta per Kg sementara untuk yang belum bersertifikat hanya Rp 3-4 juta per Kg. Biasanya dari 1 kg bibit jabon bisa didapat 20 juta benih, namun jika sudah disemai biasanya akan efektif tumbuh hanya kurang lebih 2 juta bibit siap tanam.
Ia menghitung dari 1 Kg bibit yang mencapai 2 juta benih siap tanam, maka setidaknya bisa ditampung untuk luasan lahan 5000 hektar. Dengan perhitungan setiap satu hektar bisa ditanam 400 pohon jabon.
Soal pemasaran, menurut Acad penanaman jabon di wilayah Jawa masih menjanjikan dengan wilayah lainnya. Hal ini karena di Jawa banyak bertebaran industri-industri kayu maupun kertas.
"Sekarang di Jawa sudah banyak di Jawa Tengah, Jawa Timur. Bahkan pembeli banyak yang langsung ke kebon dari pihak pabrik maupun bandar kayu. Jabon bisa dipakai untuk bahan baku pabrik kertas, plywood, bahan pertukangan," katanya.
Langgan:
Poskan Komentar (Atom)
Arsip Blog
-
►
2012
(10)
-
►
Januari
(7)
- Haah...Facebook, Netflix dan Nokia Masuk Daftar 10...
- Kisah Tentang Presiden Harvard University
- Inilah 10 Kata-kata Mutiara Motivasi Hidup
- Inilah Rekomendasi Bisnis Online Tahun 2012 yang P...
- Inilah 50 Fakta Ambruknya Ekonomi Amerika Serikat
- Video wawancara dengan walikota Solo Joko Widodo
- lnilah Mobil Dinas Walikota Solo Joko Widodo yang ...
-
►
Januari
(7)
-
▼
2011
(252)
-
►
Juli
(6)
- Tips mengatasi website yang kena hack....
- Wow...Akhirnya Uruguay Juarai Piala Copa Amerika k...
- Inilah beberapa kejanggalan dalam wawancara metro ...
- Inilah Video Wawancara Nazarudin di Metro tv dan J...
- Biografi Tokoh : Basuki Tjahaya Purnama ( Ahok)
- Benarkah Investasi Emas Masih Prospek sampai 5 tah...
-
►
Juni
(17)
- Video Samsung Galaxy Mini
- Seandainya Pemimpin Negeri ini mau belajar dari Um...
- Daftar Harga Nokia Terbaru Uptodate hari ini
- Cara Pindah Hosting : Langkah-langkah dan persiapa...
- Jual Website Murah : iklan baris dan website musik...
- Inilah salah satu bukti kebesaran Tuhan : Perbandi...
- Inilah ciri-ciri Istri yang Selingkuh
- Inilah Penyebab Tewasnya 2 Atlet Penerjun Federasi...
- Kisah Tony Blair yang membaca Al Qur'an setiap har...
- Dapat Dollar dari Blogrolled.com...lumayan
- Fenomena badai matahari di bulan juni 2011
- Inilah komputer tablet buatan Indonesia: Tabulet ...
- Grafik harga emas 10 tahun terakhir
- Gawat nih...gmail diserang oleh para hacker China....
- Kisah Rosalyn Rushbrook Masuk Islam...
- Bursa Asia Rontok....Harga Emas Naik Lagi
- Inilah alamat blognya Nazarudin
-
►
Juli
(6)
Mengenai Saya
- Didik sugiarto
- Saya lahir di sebuah desa di pinggiran kota kediri Jawa Timur. Dari tk sampai SMA di desa.....jadi asli wong ndeso he...he..he. Kemudian melanjutkan kuliah di UGM fakultas farmasi Angkatan '94. Lulus Th 2001 Selanjutnya bekerja di apotek kimia farma sejak februari 2001 sampai dengan februari 2012. Selanjutnya memutuskan untuk menjadi fulltimer internet marketer dan berwirausaha. Prinsip hidup : kerja keras dan jangan takut mencoba. Beramal sebaik-baiknya


0 komentar:
Poskan Komentar